Logo Desa

Desa Belik

Kabupaten Mojokerto
Provinsi Jawa Timur

Loading

Desa Belik

Perayaan

Hari Sumpah Pemuda

  • Hari
  • Jam
  • Menit
  • Detik
Info
Ayo kita semua disiplin menerapkan protokol kesehatan

Berita Desa

Komentar Terbaru

1 Muharram merupakan hari pertama dalam kalender Hijriah yang menandai pergantian tahun baru Islam. Bagi umat Islam, momentum ini bukan sekadar pergantian angka tahun, tetapi juga menjadi waktu untuk melakukan introspeksi, memperbaiki diri, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Di Indonesia, khususnya dalam budaya Jawa, 1 Muharram memiliki makna yang lebih luas karena berakulturasi dengan tradisi lokal yang dikenal sebagai malam Satu Suro.

1 Muharram dalam Pandangan Agama Islam

Bulan Muharram adalah salah satu dari empat bulan yang dimuliakan dalam Islam. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an bahwa terdapat empat bulan haram (suci) yang memiliki keutamaan khusus. Muharram termasuk di dalamnya bersama Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Rajab.

Tahun Hijriah sendiri dimulai sejak peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah. Oleh karena itu, 1 Muharram menjadi simbol perjuangan, perubahan, dan semangat untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

Dalam ajaran Islam, tidak terdapat ibadah khusus yang diwajibkan pada malam atau tanggal 1 Muharram. Namun, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh, berzikir, berdoa, bersedekah, serta berpuasa sunnah pada bulan Muharram. Bahkan, Rasulullah SAW menyebut puasa di bulan Muharram sebagai salah satu puasa sunnah yang paling utama setelah puasa Ramadan.

Makna utama Tahun Baru Islam adalah melakukan muhasabah atau evaluasi diri atas perjalanan hidup selama setahun terakhir serta menyusun niat dan komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa mendatang.

1 Muharram dalam Tradisi Jawa

Di kalangan masyarakat Jawa, 1 Muharram dikenal sebagai malam Satu Suro. Penanggalan Jawa yang disusun pada masa Sultan Agung menggabungkan unsur kalender Islam dengan budaya Jawa, sehingga awal bulan Muharram bertepatan dengan awal bulan Suro dalam kalender Jawa.

Bagi masyarakat Jawa, malam Satu Suro dianggap sebagai malam yang sakral dan penuh makna spiritual. Berbagai tradisi masih dijalankan hingga kini, antara lain:

1. Tirakatan

Tirakatan dilakukan dengan berdoa, berdzikir, membaca ayat-ayat suci, atau melakukan perenungan diri sepanjang malam. Tujuannya adalah memohon keselamatan dan keberkahan untuk tahun yang akan datang.

2. Tapa Bisu

Beberapa masyarakat mengikuti tradisi berjalan tanpa berbicara sebagai bentuk pengendalian diri dan refleksi batin. Tradisi ini terkenal di lingkungan keraton Jawa.

3. Kirab Pusaka

Di sejumlah daerah, terutama lingkungan keraton, diadakan kirab pusaka sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya dan sejarah leluhur.

4. Sedekah dan Selamatan

Masyarakat sering mengadakan kenduri atau selamatan yang diisi doa bersama dan pembagian makanan kepada tetangga sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan.

Hubungan antara Agama dan Tradisi Jawa

Islam dan budaya Jawa memiliki hubungan yang unik. Banyak tradisi Jawa yang berkembang sebagai media dakwah dan sarana memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat. Selama tidak bertentangan dengan ajaran Islam dan tidak mengandung unsur syirik, tradisi-tradisi tersebut dapat dipandang sebagai bagian dari kekayaan budaya yang mengajarkan kebersamaan, introspeksi, dan penghormatan terhadap nilai-nilai luhur.

Namun, umat Islam tetap perlu memahami bahwa keberkahan dan keselamatan berasal dari Allah SWT, bukan dari benda pusaka, hari tertentu, atau praktik-praktik yang mengandung keyakinan di luar ajaran Islam.

Penutup

1 Muharram merupakan momen penting yang mengandung nilai religius dan budaya. Dalam pandangan Islam, hari ini menjadi awal tahun yang mengingatkan umat untuk berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Sementara dalam tradisi Jawa, malam Satu Suro menjadi sarana refleksi diri, pelestarian budaya, dan penguatan ikatan sosial. Dengan memahami keduanya secara bijak, masyarakat dapat menjaga keseimbangan antara nilai keagamaan dan kekayaan tradisi yang diwariskan oleh para leluhur.

Beri Komentar

Desa

871

Laki-laki

Laki-laki 871 penduduk

812

Perempuan

Perempuan 812 penduduk

1,683

JUMLAH

0

BELUM MENGISI

1,683

TOTAL

TOTAL 1,683 penduduk

PERKEMBANGAN PENDUDUK

Bulan Ini

Kelahiran

0

Orang

Kematian

0

Orang

Masuk

0

Orang

Pindah

0

Orang

Bulan Lalu

Kelahiran

0

Orang

Kematian

0

Orang

Masuk

3

Orang

Pindah

0

Orang

LAYANAN SURAT PENGANTAR

Hari Ini

0

Surat

Kemarin

0

Surat

Minggu Ini

0

Surat

Bulan Ini

0

Surat

Bulan Lalu

54

Surat

Tahun Ini

297

Surat

Tahun Lalu

385

Surat

Total

1,807

Surat

Layanan
Mandiri

Hubungi Pemerintah Desa untuk mendapatkan PIN

Pemerintah Desa

Kepala Desa

MORSIDI

Tidak Ada di Kantor

Sekretaris Desa

KUSTORO

Tidak Ada di Kantor

Kasi Pemerintahan

AKHMAD JUNI FIRMANZAH

Tidak Ada di Kantor

Kasi Kesejahteraan

LILIS HIDAYATI

Tidak Ada di Kantor

Kaur Keuangan

CHAIRUN NISA

Tidak Ada di Kantor

Kadus Belik

IRA SHOLIKA SYAVIRA DEVI

Tidak Ada di Kantor

Kasi Pelayanan

WINARTO

Tidak Ada di Kantor

Kadus Jibru

YUSUF CAHYANTO

Tidak Ada di Kantor

Kaur Umum

MUHAMMAD SAIFUL ROSIM

Tidak Ada di Kantor
Agenda

Terdahulu

Rapat Lagi

Tgl : 02 Juni 2023 16:30:41
Tempat : Aula Desa
Koordinator :

Terdahulu

Rapat bulanan

Tgl : 02 Juni 2023 16:30:41
Tempat : Ruang rapat
Koordinator :
Komentar
Statistik Pengunjung
Hari ini : 36
Kemarin : 12
Total Pengunjung : 113.056
Sistem Operasi : Unknown Platform
IP Address : 216.73.216.51
Browser : Mozilla 5.0
Tema Pro : DeNava v206.16
Agenda

Terdahulu

Rapat Lagi

Tgl : 02 Juni 2023 16:30:41
Tempat : Aula Desa
Koordinator :

Terdahulu

Rapat bulanan

Tgl : 02 Juni 2023 16:30:41
Tempat : Ruang rapat
Koordinator :
Komentar
Statistik Pengunjung
Hari ini : 36
Kemarin : 12
Total Pengunjung : 113.056
Sistem Operasi : Unknown Platform
IP Address : 216.73.216.51
Browser : Mozilla 5.0
Tema Pro : DeNava v206.16

Transparansi Anggaran

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan

Pemerintah Desa

MORSIDI

Kepala Desa


Tidak Ada di Kantor

KUSTORO

Sekretaris Desa
Tidak Ada di Kantor

AKHMAD JUNI FIRMANZAH

Kasi Pemerintahan
Tidak Ada di Kantor

LILIS HIDAYATI

Kasi Kesejahteraan
Tidak Ada di Kantor

CHAIRUN NISA

Kaur Keuangan
Tidak Ada di Kantor

IRA SHOLIKA SYAVIRA DEVI

Kadus Belik
Tidak Ada di Kantor

WINARTO

Kasi Pelayanan
Tidak Ada di Kantor

YUSUF CAHYANTO

Kadus Jibru
Tidak Ada di Kantor

MUHAMMAD SAIFUL ROSIM

Kaur Umum
Tidak Ada di Kantor